SEGENAP KRU BERITAJAKSEL MENGUCAPKAN SELAMAT HARI NATAL 2008 dan TAHUN BARU 2009

Kolong Jembatan Manggarai Jadi Hunian PMKS

Filed under: by: BERITA JAKSEL


KEBERADAAN Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) masih menjadi kendala dalam memperbaiki kualitas lingkungan Jakarta. Ironisnya, kini PMKS tidak hanya menempati emperan toko, kolong jembatan juga mulai `dikuasai` PMKS. Jembatan Manggarai yang berbatasan antara Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat, kini sudah dipenuhi belasan keluarga.  

Pantauan beritajakarta.com, Jembatan Manggarai memang dijadikan oleh para PMKS sebagai tempat tinggal. Bahkan, meski air yang mengalir sangat deras, para PMKS dan keluarganya seolah tak takut dengan kondisi tersebut. Padahal, jika suatu saat air tinggi dan merendam rangka besi bawah jembatan bisa dipastikan nyawa mereka jadi taruhan.

Mengetahui adanya hunian di kolong jembatan, sebenarnya Satuan Polisi Pamong Praja Jakarta Selatan (Satpol PP Jaksel) tak tinggal diam. Bahkan sudah berulangkali dilakukan penertiban, namun tak lama kemudian selalu kembali. Kini, Satpol PP Jaksel berencana membuat jadwal penertiban untuk PMKS yang menguasai kolong Jembatan Manggarai.

Kasudin Satpol PP Jaksel Jurnalis mengatakan, pihaknya sudah berulangkali menertibkan PMKS di tempat itu. Namun, setiap habis ditertibkan mereka kembali lagi ke tempat itu. “Di situ sudah beberapa kali kita tertibkan, tetapi kalau petugas pulang, mereka kembali lagi. Nanti kita jadwalkan untuk menertibkan mereka kembali,” ujarnya, Senin (20/4).

Menurutnya, selain lampu merah, kolong jembatan juga memang menjadi daerah yang kerap ditempati PMKS. Namun, setiap kali ditangkap dan dipulangkan ke daerah asalnya mereka akan kembali lagi di lain waktu. “Setiap hari kita adakan operasi dan patroli, setiap hari tak kurang 15 PMKS terjaring dan langsung dikirim ke Panti Kedoya," tegasnya. Mereka yang punya KTP dididik dengan dibekali keterampilan, sedangkan yang tidak punya KTP dipulangkan ke kampung halamannya.

Selama April 2009, Satpol PP Jaksel berhasil menangkap sedikitnya 120 PMKS yang tersebar di sejumlah titik jalan dan lampu merah. “Mereka biasa nongkrong di lampu merah seperti di Kebayoranbaru dan Cilandak. Kita selalu tertibkan setiap hari, tapi petugas kita kan tidak mungkin nongkrong 24 jam karena masih banyak tugas-tugas yang lain,” tandasnya.

0 komentar: